Ketika saya bersama teman-teman saya berkunjung ke Borma teserba yang berada di Cipadung, seperti biasanya untuk membeli keperluan bualanan anak kost-an, kemudian salah satu dari teman saya ingin membeli sebuah speaker/sound system untuk komputernya, setelah lama memilih akhirnya teman saya ingin mencoba sound system tersebut karena takut jika sudah di beli tidak dapat di kembalikan lagi apabila tidak nyala ketika dipasang di kost-an. Seorang pelayan yang kebetulan bertugas di sekitar barang-barang elektronik dipanggil oleh teman saya tetapi pelayan tersebut malah acuh tak acuh saja, ketika itu memang ada pelanggan lain yang sedang dibantu mencoba sesuatu tapi setidaknya seorang pelayan/karyawan toserba seperti Borma tidak menunjukkan wajah jutek di depan pelanggan karena hal tersebut dapat mempengaruhi psikologis pelanggan, bias saja karena perlakuan yang seperti itu pelanggan tidak akan berkunjung ke toserba tersebut. Kemudian dengan kurangnya komunikasi antara bagian kasir yang berada di depan dan kasir yang berada di belakang (tempat barang-barang elektronik) menyebabkan pengnjung juga diberatkan dengan harus mengantri dua kali untuk satu kali belanja, akibatnya pengunjung menjadi tidak puas dengan pelayanan di Borma Cipadung. Mohon kepada Dirut (Direktur Utama) Borma untuk mengkoordinasikan kembali pelayanan yang membuat pengunjung tidak nyaman, Terimakasih.
0